spot_imgspot_img

Do’a Menteri Agama di HUT RI Dianggap Punya Daya Magis

SAMARINDA. Upacara detik-detik proklamasi yang digelar di Istana Negara bersama Presiden Joko Widodo, Selasa (17/8) mendapat perhatian banyak masyarakat. Terutama saat pembacaan Do’a yang dibacakan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qaumas mendapat banyak pujian khususnya netizen disejumlah media sosial.

Do’a yang dibacakan Gusmen, panggilan akrab Menteri Agama itu dianggap dapat menyentuh perasaan mendalam bagi yang mendengarkannya. Bahkan ada yang menyebut jika doa itu merupakan doa terbaik seoanjang sejarah pelaksanaan upacara setiap 17 Agustus yang digelar di Istana Negara. Bahkan ada yamg menganggap do’a itu punya daya magis yang kuat dengan keyakinan bangsa ini akan terus menjadi negara yang indah ditengah kemajemukan yang dimilikinya.

“Dengan intonasi, aksentuasi yang tepat, Gusmen membuat do’a ini menghunjam ke sanubari,” ujar Affan Rozy melalui laman Facebooknya.

Bahkan ada yang menghitung kalau kata ‘Indah’ dalam bait do’a itu disebut sebanyak 99 kali. Sehingga angka tersebut dinilai memiliki kesakralan sendiri.

“Hitungan saya, kata “indah” dalam doa yang dibacakan Gus Menteri Yaqut Cholil Qoumas Yaqut Cholil Qoumas 99x. Sama dengan jumlah Asmaul Husna yang dijadikan inspirasi doa tersebut,”tulis Ichwan Ndeso di Facebooknya.

“Demi nama-nama agung-Mu yang Maha Indah, demi sifat-sifat suci-Mu Yang Maha Indah, demi ciptaan-ciptaan-Mu yang serba indah, anugerahilah kami, pemimpin-pemimpin kami dan bangsa kami, kepekaan menangkap dan mensyukuri keindahan anugerah-Mu, keindahan merdeka dan kemerdekaan, keindahan hidup dan kehidupan, keindahan manusia dan kemanusiaan, keindahan kerja dan pekerjaan, keindahan sederhana dan kesederhanaan. Keindahan kasih sayang dan saling menyayangi, keindahan kebijaksanaan dan keadilan, keindahan rasa malu dan tahu diri, keindahan hati dan kerendahan hati, keindahan tanggung jawab dan harga diri,”ucap Gus Yaqut dalam do’a.

Berikut bunyi lengkap do’a yang oleh banyak pihak merupakan do’a yang diminta khusus oleh Yaqut Cholil Qaumas agar redaksinya ditulis langsung pamannya, KH Mustafa Bisri atau kerap disapa Gusmus:

Ya Allah Ya Tuhan kami, Wahai Keindahan yang menciptakan sendiri segala yang indah. Wahai Pencipta yang melimpahkan sendiri segala anugerah. Wahai Maha Pemurah yang telah menganugerahi kami negeri yang sangat indah dan bangsa yang menyukai keindahan. Ya Allah yang telah memberi kami kemerdekaan yang indah. Demi nama-nama agung-Mu yang Maha Indah, demi sifat-sifat suci-Mu Yang Maha Indah, demi ciptaan-ciptaan-Mu yang serba indah, anugerahilah kami, pemimpin-pemimpin kami dan bangsa kami, kepekaan menangkap dan mensyukuri keindahan anugerah-Mu, keindahan merdeka dan kemerdekaan, keindahan hidup dan kehidupan, keindahan manusia dan kemanusiaan, keindahan kerja dan pekerjaan, keindahan sederhana dan kesederhanaan. Keindahan kasih sayang dan saling menyayangi, keindahan kebijaksanaan dan keadilan, keindahan rasa malu dan tahu diri, keindahan hati dan kerendahan hati, keindahan tanggung jawab dan harga diri.

Anugerahilah kami, pemimpin-pemimpin kami dan bangsa kami mensyukuri nikmat anugerah-Mu dalam sikap-sikap indah yang engkau ridai, selamatkanlah jiwa-jiwa kami dari dari noda-noda yang mencoreng keindahan martabat kami.

Pimpinlah kami, pemimpin-pemimpin kami dan bangsa kami ke jalan indah menuju cita-cita indah kemerdekaan kami. Kuatkanlah lahir batin kami untuk melawan godaan keindahan-keindahan imitasi yang menyeret diri-diri kami dari keindahan sejati, kemanusiaan dan kemerdekaan kami.

Merdekakanlah kami dari belenggu penjajahan apa saja selain Allah, termasuk penjajahan diri kami sendiri. Kokohkanlah jiwa raga kami untuk menjaga keindahan negeri ini.

Ya Nurul, Wahai Maha Cahaya di atas segala cahaya, pancarkanlah cahaya-Mu di mata pandangan kami, pancarkanlah cahaya-Mu di telinga dan pendengaran kami. Pancarkanlah cahaya-Mu di mulut dan perkataan kami. Pancarkanlah cahaya-Mu di hati dan keyakinan kami, pancarkanlah cahaya-Mu di pikiran dan sikap kami. Pancarkanlah cahaya-Mu di kiri dan kanan kami. Pancarkanlah cahaya-Mu di atas dan bawah kami, pancarkanlah cahaya-Mu di dalam diri kami.

Pancarkanlah cahaya-Mu ya Maha Cahaya, agar kami dapat menangkap keindahan ciptaan-Mu dan meresapinya, dapat menangkap keindahan anugerahmu dan mensyukurinya dapat menangkap keburukan jalan sesat setan dan menghindarinya. Pancarkanlah cahaya-Mu, Ya Maha Cahaya agar kami dapat menangkap keindahan kebenaran dan mengikutinya, menangkap keburukan kebatilan dan menjauhinya. Agar kami menangkap keindahan kejujuran dan menyerapnya, dapat menangkap keburukan kebohongan dan mewaspadainya. Pancarkanlah cahaya-Mu Ya Maha Cahaya.

Sirnakan dan jangan sisakan sekelumit pun kegelapan di batin kami. Ya Allah kami berdoa dengan menyebut nama-nama indah-Mu seperti yang engkau perintahkan, maka kabulkan doa kami seperti yang Engkau janjikan.

BACA JUGA  Hujan, Main di Sawah, Balita Ditemukan Tak Bernyawa

Get in Touch

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Follow

21,922FansSuka
3,044PengikutMengikuti
PelangganBerlangganan

Berita Terbaru