spot_imgspot_img

Kakanwil Kemenkumham Kaltim : Saya Mohon Bupati Kukar Hibahkan Tanah Untuk Pembangunan Lapas Perempuan Tenggarong

KALTIM.CO, SAMARINDA – Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Kaltim Sofyan menyampaikan permasalahan yang terjadi di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan yang mengalami over kapasitas sejak bertahun-tahun lamanya. Untuk itu, ia berharap pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota peduli, untuk membantu menambah sarana dan prasarana Lapas dan Rutan di Kaltim.

“Yang kita ketahui, over kapasitas kita saat ini hampir 500 persen. Terdaftar 12 ribuan warga binaan di kami. Seperti Lapas Samarinda, kapasitasnya hanya 350 orang warga binaan, tapi diisi 1.500 orang warga binaan. Over kapasitas, sehingga wajib dilakukan penambahan dan pembenahan sarana serta prasarana, baik itu baru maupun lama,” katanya usai membuka acara Rapat Kerja Teknis pemasyarakatan di Hotel Harris Samarinda lantai 5, Kamis sore, 18 Maret 2021.

Ia menyebut, dikeluarkannya peraturan dari Kemenkumham RI Nomor 32 Tahun 2020 tentang pemberian asimilasi, nyatanya tak membawa perubahan yang signifikan mengurangi jumlah warga binaan.

“Karena keluar 100, yang masuk 200 orang. Ini jadi PR kita semua, karena yang ada di dalam Lapas adalah masyarakat juga yang wajib mendapatkan perhatian dari Pemda dan Pemprov.

Ia mengungkapkan, salah satu Lapas yang mengalami over kapasitas tinggi adalah Lapas Perempuan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Sehingga Sofyan memohon kepada Pemerintah Kabupaten Kukar untuk dapat membantu pengadaan lahan pembangunan Lapas baru. Yakni dengan menghibahkan sebidang lahan yang berada tepat di depan lokasi Lapas Perempuan Kukar.

BACA JUGA  Pansel Umumkan 61 Peserta Lolos Seleksi Komisaris dan Direksi BUMD Kaltim

“Kita mempunyai konsep, karena keterbatasan gedung, kita mohon bantuannya untuk membangun blok baru. Tapi ketika tanah pas-pasan, kota buat tingkat. Saya berharap Lapas Perempuan Tenggarong, yaitu mereka adalah Lapas Perempuan Samarinda di Tenggarong, saya mohon dengan hormat kepada Bupati berkenan menghibahkan tanah yang ada di depan Lapas Tenggarong, untuk menyempurnakan bangunan yang sudah ada,” pintanya.

BACA JUGA  Sempat Redup, Wacana DOB Samarinda Seberang Bergulir Lagi, Ini Kata Pemprov Kaltim dan DPRD Kaltim

“Bangunan yang ada ini terbatas, tidak ada mushola, gereja, tidak ada blok, seperti gudang. Saya berharap Bupati segera membantu. Kami bukannya tidak mau membangun, tapi duit tidak ada, refocusing COVID semua. Jika memang tidak dapat membantu membangun, hibahkan saja sertifikat tanahnya, setelah kami pegang Insyaallah akan kami bangun. Kalau tidak begitu, ketika masuk penyakit, langsung kena semua karena tidak ada pemisahan,” pungkasnya. (MUR)

Get in Touch

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Follow

21,922FansSuka
2,887PengikutMengikuti
PelangganBerlangganan

Berita Terbaru