spot_imgspot_img

Kapal SPOB MULIA Mandiri 07 Tenggelam, 7 ABK Selamat, 1 Tenggelam

KALTIM.CO, SAMARINDA – Kapal SPOB Mulya Mandiri 07 tenggelam di perairan Sungai Mahakam, tepatnya di bawah jembatan Mahkota 2, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran sekira pukul 05.30 WITA pada Sabtu 10 April 2021.

Akibat kejadian itu, delapan orang anak buah kapal (ABK) menjadi korban, mereka sempat terseret arus air sungai yang cukup deras ketika berupaya berenang menyelamatkan diri ke tepi sungai. Tujuh orang ABK berhasil selamat, satu orang ABK hilang ditelan derasnya arus sungai.

Tujuh orang ABK yang selamat masing-masing adalah Anto (35), Rizal, Aswan, Untung, Mukhtar, Tommy dan Rusli. Sedangkan korban yang tenggelam bernama Jufri (30) warga Jalan Masjid RT 31, Kelurahan Rawa Makmur, Palaran. Dia adalah juru mudi kapal SPOB Mulya Mandiri 07.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini di lokasi kejadian, diperoleh informasi kapal sedang memuat minyak CPO sekitar 5 ton. Kapal tersebut berasal dari arah Palaran menuju ke dermaga Teluk Cinta, Mangkupalas, Samarinda Seberang.

Namun dalam perjalanannya tersebut, kapal tersebut tiba-tiba berubah posisi menjadi miring. Saat kondisi itu, sebuah kapal kayu melintas tak jauh dari kapal SPOB Mulya Mandiri 07. Akibatnya ombak yang berasal dari kapal kayu itu menghantam kapal SPOB Mulya Mandiri 07 dan hanya hitungan detik, kapal tenggelam.

Menyadari bahaya mengancam, seluruh awak kapal berupaya menyelamatkan diri dengan cara berenang ke arah tepi sungai yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi tenggelamnya kapal. Setelah berjuang sekuat tenaga, 7 orang awak kapal berhasil selamat dan mereka berkumpul di darat. Namun setelah menyadari seorang rekannya, Jufri tak ada. Mereka pun panik, lantas meminta pertolongan kepada warga. Sebenarnya saat seluruh awak kapal berupaya menyelamatkan diri, beberapa diantara mereka masih sempat melihat Jufri ikut berenang, berusaha menyelamatkan diri. Namun rupanya korban tak seberuntung teman-teman yang selamat.

BACA JUGA  Pansel Umumkan 61 Peserta Lolos Seleksi Komisaris dan Direksi BUMD Kaltim
BACA JUGA  Polisi: Bom Gereja Katedral Makassar Berdaya Ledak Tinggi

Selanjutnya bersama warga, awak kapal melakukan pencarian terhadap korban. Malang, Jufri tak kunjung ditemukan. Akhirnya kejadian itu dilaporkan kepada Tim SAR Samarinda.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta melalui Koordinator SAR Samarinda Riqi Effendi mengatakan, pihaknya telah melakukan pencarian keberadaan korban dengan cara melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan radius hingga 200 meter dari lokasi kejadian.

“Kami juga menerima laporan dari teman -teman relawan dan informasi korban selamat. Awak kapal ada 8 orang, 7 selamat dan 1 dalam pencarian. Diantara mereka ada yang dibawa ke rumah sakit tapi dalam kondisi yang aman tidak ada luka-luka,” ujarnya.

Disinggung soal muatan kapal, diakui Riqi, pihaknya melihat ada tumpahan minyak. Namun demikian, pihaknya belum dapat mengambil kepastian. Karena berdasarkan keterangan dari awak kapal, bahwa sebelum kejadian, kapal mereka dalam keadaan kosong alias tanpa muatan. Karena yang kita lihat di lapangan ini cukup lumayan (tumpahan minyak, red),” tutupnya.(HN)

Get in Touch

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Follow

21,922FansSuka
2,803PengikutMengikuti
PelangganBerlangganan

Berita Terbaru